KULIAH TEKNIK PRESENTASI PADA HARI KAMIS, 13 OKTOBER 2011
Pada hari kamis kemarin saya bersama teman2 saya di kenalkan dengan bapak yg bernama, pak iman, yuppps dia seorang general manager
di sebuah perusahaan audio&sound engginering dan dia juga adalah dosen tamu kita pada hari itu , dia juga salah satu alumni ITENAS angkatan 1997. dia
memperkenalkan pada kami semua tentang hal-hal yang berkaitan dengan
pekerjaan nya, juga menampilkan beberapa photo hasil pekerjaan nya yg menakjubkan sangat fantastic sekali saya melihat hasil pekerjaan nya .
Seperti beribu2 jumlah lampion yg dia terbangkan ga dia sendiri sih yg dia terbangin hehe tapi ada2 crew2 nya hehe.terus perkawainan putra yg punya gudang garam klo ga salah hehe tapi hebat lah dia smpe bisa seperti itu saya juga sirik sih sbenrnya ko dia bisa kaya gtu hehe tapi setelah saya lihat dan saya dengar pembicaraan ternyata dia mempunyai TEKNIK PRESENTASI yang hebat yang patut kita contoh sampe dia bisa di percayai oleh orang2 hebat saya sangat kagum dengan kelebihan dia di sisi lain selain dia jaga presentasi yang bisa menarik client dia jgua mempunyai kelebihan sebagai MC dan menyanyi wow! it'amazing ternyata dia multi talent juga yah sangat harus kita contoh. lalu selain itu dia pun mengajar kan kepada kita banyak seperti presentasi yg baik,cara berpakaian saat presentasi,attitude saat ber presentasi pkonya banyak deh banay pelajalaran berharga dari dia yg harus kita ambil . maka dari itu kami sebagai seorang planer harus bnyak menggali potensi kami dalam teknik presentasi dan komunikasi karena menurut saya modal awal sebagai planer yg sukses itu adalah presentasi dan komunikasi .
Hendry Subagja
Selasa, 18 Oktober 2011
-KOMUNIKASI INTRAPERSONAL-
Komunikasi intrapribadi atau Komunikasi intrapersonal adalah penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi di dalam diri komunikator sendiri antara self dengan God. Komunikasi intrapersonal merupakan keterlibatan internal secara aktif dari individu dalam pemrosesan simbolik dari pesan-pesan. Seorang individu menjadi pengirim sekaligus penerima pesan, memberikan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internal yang berkelanjutan. Komunikasi intrapersonal dapat menjadi pemicu bentuk komunikasi yang lainnya. Pengetahuan mengenai diri pribadi melalui proses-proses psikologis seperti persepsi dan kesadaran (awareness) terjadi saat berlangsungnya komunikasi intrapribadi oleh komunikator. Untuk memahami apa yang terjadi ketika orang saling berkomunikasi, maka seseorang perlu untuk mengenal diri mereka sendiri dan orang lain. Karena pemahaman ini diperoleh melalui proses persepsi. Maka pada dasarnya letak persepsi adalah pada orang yang mempersepsikan, bukan pada suatu ungkapan ataupun obyek.
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_intrapersonal
-KOMUNIKASI INTERPERSONAL-
Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan kepada pihak lain untuk mendapatkan umpan balik, baik secara langsung (face to face) maupun dengan media. Berdasarkan definisi ini maka terdapat kelompok maya atau faktual (Burgon & Huffner, 2002). Contoh kelompok maya, misalnya komunikasi melalui internet (chatting, face book, email, etc.). Berkembangnya kelompok maya ini karena perkembangan teknologi media komunikasi.
Terdapat definisi lain tentang komunikasi interpersonal, yaitu suatu proses komunikasi yang bersetting pada objek-objek sosial untuk mengetahui pemaknaan suatu stimulus (dalam hal ini: informasi/pesan) (McDavid & Harari).
Fungsi Komunikasi interpersonal sebagai berikut:
a.Komunikator;
M. Ghojali Bagus A.P., S.Psi. Buku Ajar Psikologi Komunikasi – Fakultas Psikologi Unair 2010.
Komunikasi intrapribadi atau Komunikasi intrapersonal adalah penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi di dalam diri komunikator sendiri antara self dengan God. Komunikasi intrapersonal merupakan keterlibatan internal secara aktif dari individu dalam pemrosesan simbolik dari pesan-pesan. Seorang individu menjadi pengirim sekaligus penerima pesan, memberikan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internal yang berkelanjutan. Komunikasi intrapersonal dapat menjadi pemicu bentuk komunikasi yang lainnya. Pengetahuan mengenai diri pribadi melalui proses-proses psikologis seperti persepsi dan kesadaran (awareness) terjadi saat berlangsungnya komunikasi intrapribadi oleh komunikator. Untuk memahami apa yang terjadi ketika orang saling berkomunikasi, maka seseorang perlu untuk mengenal diri mereka sendiri dan orang lain. Karena pemahaman ini diperoleh melalui proses persepsi. Maka pada dasarnya letak persepsi adalah pada orang yang mempersepsikan, bukan pada suatu ungkapan ataupun obyek.
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_intrapersonal
-KOMUNIKASI INTERPERSONAL-
Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan kepada pihak lain untuk mendapatkan umpan balik, baik secara langsung (face to face) maupun dengan media. Berdasarkan definisi ini maka terdapat kelompok maya atau faktual (Burgon & Huffner, 2002). Contoh kelompok maya, misalnya komunikasi melalui internet (chatting, face book, email, etc.). Berkembangnya kelompok maya ini karena perkembangan teknologi media komunikasi.
Terdapat definisi lain tentang komunikasi interpersonal, yaitu suatu proses komunikasi yang bersetting pada objek-objek sosial untuk mengetahui pemaknaan suatu stimulus (dalam hal ini: informasi/pesan) (McDavid & Harari).
Fungsi Komunikasi interpersonal sebagai berikut:
- Untuk mendapatkan respon/ umpan balik. Hal ini sebagai salah satu tanda efektivitas proses komunikasi. Bayangkan bagaimana kalau tidak ada umpan balik, saat Anda berkomunikasi dengan orang lain. Bagaimana kalau Anda sms ke orang lain tetapi tidak dibalas?
- Untuk melakukan antisipasi setelah mengevaluasi respon/ umpan balik. Contohnya, setelah apa yang akan kita lakukan setelah mengetahui lawan bicara kita kurang nyaman diajak berbincang.
- Untuk melakukan kontrol terhadap lingkungan sosial, yaitu kita dapat melakukan modifikasi perilaku orang lain dengan cara persuasi. Misalnya, iklan yang arahnya membujuk orang lain.
- Sensasi, yaitu proses menangkap stimulus (pesan/informasi verbal maupun non verbal). Pada saat berada pada proses sensasi ini maka panca indera manusia sangat dibutuhkan, khususnya mata dan telinga.
- Persepsi, yaitu proses memberikan makna terhadap informasi yang ditangkap oleh sensasi. Pemberian makna ini melibatkan unsur subyektif. Contohnya, evaluasi komunikan terhadap proses komunikasi, nyaman tidakkah proses komunikasi dengan orang tersebut?
- Memori, yaitu proses penyimpanan informasi dan evaluasinya dalam kognitif individu. Kemudian informasi dan evaluasi komunikasi tersebut akan dikeluarkan atau diingat kembali pada suatu saat, baik sadar maupun tidak sadar. Proses pengingatan kembali ini yang disebut sebagai recalling.
- Berpikir, yaitu proses mengolah dan memanipulasi informasi untuk memenuhi kebutuhan atau menyelesaikan masalah. Proses ini meliputi pengambilan keputusan, pemecahan masalah dan berfikir kreatif. Setelah mendapatkan evaluasi terhadap proses komunikasi interpersonal maka ada antisipasi terhadap proses komunikasi yang selanjutnya. Contohnya, jika kita merasa tidak nyaman berkomunikasi dengan dosen maka kita mempunyai cara untuk antisipasi agar komunikasi di kemudian hari menjadi lancar.
a.Komunikator;
- Hambatan biologis, misalnya komunikator gagap.
- Hambatan psikologis, misalnya komunikator yang gugup.
- Hambatan gender, misalnya perempuan tidak bersedia terbuka terhadap lawan bicaranya yang laki-laki.
- Hambatan teknis, misalnya masalah pada teknologi komunikasi (microphone, telepon, power point, dan lain sebagainya).
- Hambatan geografis, misalnya blank spot pada daerah tertentu sehingga signal HP tidak dapat ditangkap.
- Hambatan simbol/ bahasa, yaitu perbedaan bahasa yang digunakan pada komunitas tertentu. Misalnya kata-kata “wis mari” versi orang Jawa Tengah diartikan sebagai sudah sembuh dari sakit sedangkan versi orang Jawa Timur diartikan sudah selesai mengerjakan sesuatu.
- Hambatan budaya, yaitu perbedaan budaya yang mempengaruhi proses komunikasi.
- Hambatan biologis, misalnya komunikate yang tuli.
- Hambatan psikologis, misalnya komunikate yang tidak berkonsentrasi dengan pembicaraan.
- Hambatan gender, misalnya seorang perempuan akan tersipu malu jika membicarakan masalah seksual dengan seorang lelaki.
M. Ghojali Bagus A.P., S.Psi. Buku Ajar Psikologi Komunikasi – Fakultas Psikologi Unair 2010.
Sabtu, 15 Oktober 2011
definisi komunikasi pendapat sendiri.komunikasi menurut ahli,miskomunikasi menurut ahli
Komunikasi Menurut Saya Sendiri
Komunikasi adalah Kegiatan bertukar informasi diantara 2 subjek atau lebih dab diantaranya biasanya berbicara,melapalkan,dan menyampaikan suatu pesan atau bahasa tubuh. dan subjek lainya mendengarkan pesan atau menebak bahasa tubuh tersebut dan menginterprestasikannya
Komunikasi menurut beberapa Ahli yang saya temukan
Etimologis
1. The Latin root word comunicare means “to make common” – kesamaan pengertian, kesamaan persepsi.
2. Latin: “communis” atau “communicatus” atau “common” dalam bahasa Inggris yang berarti “sama”, kesamaan makna (commonness).
3. Inggris: communication = kb. 1 hubungan, komunikasi. 2 kabar. 3 pengumuman, pemberitahuan. to be in c. with berhubungan dengan. -communications j. Sistim perhubungan .
Terminologis
3. Inggris: communication = kb. 1 hubungan, komunikasi. 2 kabar. 3 pengumuman, pemberitahuan. to be in c. with berhubungan dengan. -communications j. Sistim perhubungan .
Terminologis
1. Proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau mengubah sikap, pendapat, perilaku baik langsung maupun tidak langsung.
2. Proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya (Wikipedia Indonesia).
3. The imparting, conveying, or exchange of ideas, knowledge, information, etc. – Pemberian, penyampaian, atau pertukaran ide, pengetahuan, informasi, dsb. (The Oxford English Dictionary).
4. Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda, atau tingkah laku (Webster’s New Collegiate Dictionary).
5. Who says what in which channel to whom and with what effects – Siapa mengatakan apa melalui saluran mana kepada siapa dan dengan pengaruh apa (Harold Lasswell).
6. Pengalihan informasi untuk memperoleh tanggapan (JL. Aranguren).
7. Koordinasi makna antara seseorang dengan khalayak (Melvin L DeFleur).
8. Saling berbagi informasi, gagasan, atau sikap (Wilbur Schramm).
9. Proses pengalihan ide dari sumber kepada suatu penerima atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka (Everett M. Rogers).
10. Proses dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam (Rogers & D. Lawrence Kincaid).
11. Bentuk interaksi manusia yang saling pengaruh mempengaruhi satu sama lainnya, sengaja atau tidak sengaja; tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni, dan teknologi (Shannon & Weaver)
12. Instrumen interaksi sosial berguna untuk mengetahui dan memprediksi setiap orang lain, juga untuk mengetahui keberadaan diri sendiri dalam menciptakan keseimbangan dengan masyarakat (David K. Berlo).
13. Reaksi suatu organisme terhadap suatu objek atau stimuli. Apakah itu berasal dari seseorang atau lingkungan sekitarnya (Steven)
14. Suatu proses menyortir, memilih, dan mengirimkan simbol-simbol sedemikian rupa sehingga membantu pendengar membangkitkan makna atau respons dari pikirannya yang serupa dengan yang dimaksudkan komunikator (Raymond S. Ross).
15. Pengalihan suatu pesan dari satu sumber kepada penerima agar dapat dipahami (Prof. Dr. Alo Liliweri).
16. Transmisi informasi, gagasan, emosi, ketrampilan, dan sebagainya, dengan menggunakan simbol-simbol – kata-kata, gambar, figur, grafik dan sebagainya. Tindakan atau proses transmisi itulah yang disebut dengan komunikasi (Bernard Berelson & Gary A. Steiner).
17. Proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan untuk mengubah perilaku orang lain (Menurut Carl I.Hovland).
18. Proses memahami dan berbagi makna (Judy C pearson & Paul E melson).
19. Proses makna di antara dua orang atau lebih (Stewart L. Tubbs & Sylvia Moss)
2. Proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya (Wikipedia Indonesia).
3. The imparting, conveying, or exchange of ideas, knowledge, information, etc. – Pemberian, penyampaian, atau pertukaran ide, pengetahuan, informasi, dsb. (The Oxford English Dictionary).
4. Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda, atau tingkah laku (Webster’s New Collegiate Dictionary).
5. Who says what in which channel to whom and with what effects – Siapa mengatakan apa melalui saluran mana kepada siapa dan dengan pengaruh apa (Harold Lasswell).
6. Pengalihan informasi untuk memperoleh tanggapan (JL. Aranguren).
7. Koordinasi makna antara seseorang dengan khalayak (Melvin L DeFleur).
8. Saling berbagi informasi, gagasan, atau sikap (Wilbur Schramm).
9. Proses pengalihan ide dari sumber kepada suatu penerima atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka (Everett M. Rogers).
10. Proses dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam (Rogers & D. Lawrence Kincaid).
11. Bentuk interaksi manusia yang saling pengaruh mempengaruhi satu sama lainnya, sengaja atau tidak sengaja; tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni, dan teknologi (Shannon & Weaver)
12. Instrumen interaksi sosial berguna untuk mengetahui dan memprediksi setiap orang lain, juga untuk mengetahui keberadaan diri sendiri dalam menciptakan keseimbangan dengan masyarakat (David K. Berlo).
13. Reaksi suatu organisme terhadap suatu objek atau stimuli. Apakah itu berasal dari seseorang atau lingkungan sekitarnya (Steven)
14. Suatu proses menyortir, memilih, dan mengirimkan simbol-simbol sedemikian rupa sehingga membantu pendengar membangkitkan makna atau respons dari pikirannya yang serupa dengan yang dimaksudkan komunikator (Raymond S. Ross).
15. Pengalihan suatu pesan dari satu sumber kepada penerima agar dapat dipahami (Prof. Dr. Alo Liliweri).
16. Transmisi informasi, gagasan, emosi, ketrampilan, dan sebagainya, dengan menggunakan simbol-simbol – kata-kata, gambar, figur, grafik dan sebagainya. Tindakan atau proses transmisi itulah yang disebut dengan komunikasi (Bernard Berelson & Gary A. Steiner).
17. Proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan untuk mengubah perilaku orang lain (Menurut Carl I.Hovland).
18. Proses memahami dan berbagi makna (Judy C pearson & Paul E melson).
19. Proses makna di antara dua orang atau lebih (Stewart L. Tubbs & Sylvia Moss)
20. Transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan perasaan (William I. Gordon).
21. Seni untuk menyampaikan informasi, ide-ide, seseorang kepada orang lain (M. Djenamar).
22. Proses pengoperan lambang yang berarti diantara individu-individu (William Albig).
23. Komunikasi adalah alat dimana warga masyarakat dapatberpartisipasi dalam demokrasi (Aristoteles).
24. Simbol/verbal/ujaran, komunikasi adalah pertukaran pikiran atau gagasan secara verbal (Hoben).
25. Komunikasi merupakan proses yang dinamis dan secara konstan berubah sesuai dengan situasi yang berlaku (Anderson).
26. Komunikasi adalah upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. Jika dua orang berkomunikasi maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling dipertukarkan adalah tujuan yang diinginkan oleh keduanya (Lexicographer).
27. Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak) (Hovland, Janis & Kelley).
28. Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari yang semula dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih (Gode).
29. Komunikasi adalah suatu proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan (Ruesch).
30. Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya (Weaver).
Fungsi Komunikasi
21. Seni untuk menyampaikan informasi, ide-ide, seseorang kepada orang lain (M. Djenamar).
22. Proses pengoperan lambang yang berarti diantara individu-individu (William Albig).
23. Komunikasi adalah alat dimana warga masyarakat dapatberpartisipasi dalam demokrasi (Aristoteles).
24. Simbol/verbal/ujaran, komunikasi adalah pertukaran pikiran atau gagasan secara verbal (Hoben).
25. Komunikasi merupakan proses yang dinamis dan secara konstan berubah sesuai dengan situasi yang berlaku (Anderson).
26. Komunikasi adalah upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. Jika dua orang berkomunikasi maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling dipertukarkan adalah tujuan yang diinginkan oleh keduanya (Lexicographer).
27. Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak) (Hovland, Janis & Kelley).
28. Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari yang semula dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih (Gode).
29. Komunikasi adalah suatu proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan (Ruesch).
30. Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya (Weaver).
Fungsi Komunikasi
1. To Inform - menginformasikan
2. To Educate - mendidik
3. To Entertain - menghibur
4. To Influence - mempengaruhi
Jenis Komunikasi
2. To Educate - mendidik
3. To Entertain - menghibur
4. To Influence - mempengaruhi
Jenis Komunikasi
1. Verbal Communication (Lisan, Language) - Non Verbal Communication (Isyarat, Gesture, Body Language).
2. Direct Communication (Tatap Muka) - Indirect Communication (Bermedia).
3. Intrapersonal Communication – Interpersonal Communication – Group Communication – Mass Communication.
4. Komunikasi Lisan – Komunikasi Tulisan.
5. Komunikasi Politik, Komunikasi Budaya, Komunikasi Olahraga, Komunikasi Pembangunan, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Keluarga, dsb.
Alur & Komponen Komunikasi
2. Direct Communication (Tatap Muka) - Indirect Communication (Bermedia).
3. Intrapersonal Communication – Interpersonal Communication – Group Communication – Mass Communication.
4. Komunikasi Lisan – Komunikasi Tulisan.
5. Komunikasi Politik, Komunikasi Budaya, Komunikasi Olahraga, Komunikasi Pembangunan, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Keluarga, dsb.
Alur & Komponen Komunikasi
1. Komunikator/Sender – Pengirim pesan
2. Encoding - Proses penyusunan ide menjadi simbol/pesan
3. Message - Pesan
4. Media – Saluran
5. Decoding - Proses pemecahan/ penerjemahan simbol-simbol
6. Komunikan/Receiver – Penerima pesan
7. Feed Back - Umpan balik, respon.
Referensi: Berbagai sumber, utamanya: Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, 2005, Prof. Dr. Dedy Mulyana Pengantar Ilmu Komunikasi, 1998, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc. (www.romeltea.com).*
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2023363-pengertian-komunikasi-ragam-definisi-komunikasi/#ixzz1aZs6PIPR
2. Encoding - Proses penyusunan ide menjadi simbol/pesan
3. Message - Pesan
4. Media – Saluran
5. Decoding - Proses pemecahan/ penerjemahan simbol-simbol
6. Komunikan/Receiver – Penerima pesan
7. Feed Back - Umpan balik, respon.
Referensi: Berbagai sumber, utamanya: Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, 2005, Prof. Dr. Dedy Mulyana Pengantar Ilmu Komunikasi, 1998, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc. (www.romeltea.com).*
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2023363-pengertian-komunikasi-ragam-definisi-komunikasi/#ixzz1aZs6PIPR
Miskomunikasi - Akar Penyebab Masalah?
Orang-orang dari dua ide yang bertentangan dapat membangkitkan argumen
dan perkelahian. Ini situasi yang ketika orang berpikir
ia memiliki konsep yang tepat sedangkan yang lain juga
percaya bahwa dia memiliki pengertian yang tepat. Keduanya
akan mencoba untuk mengakali satu sama lain sampai salah satu klaim
kemenangan.
Berikut ini adalah contoh aktual.
Pasangan saya kadang-kadang akan membeli saya tanda tangan
pakaian. Ketika Ibu saya mendirikan keluar berapa biaya,
dia akan menyarankan kita untuk anggaran uang kami dan hanya membeli
yang terjangkau yang.
Masalah terjadi ketika pasangan saya berpikir bahwa itu upaya
untuk memberikan saya yang terbaik adalah tidak dihargai. Ibu, pada
sisi lain, akan berpikir bahwa pasangan saya adalah seperti
sebuah pemboros.
Ada konflik dengan keyakinan mereka. Tidak ada dua
orang yang persis sama. Kami benar-benar unik;
tidak hanya secara fisik, tetapi mental dan emosional
juga.
Akan ada berkali-kali ketika pendapat Anda tidak akan
sesuai dengan yang lain. Jadi bagaimana orang bisa
mencegah konflik semacam ini dari terjadi?
Komunikasi adalah kunci untuk mengatasi keraguan dan
kesalahpahaman.
Anda harus membiarkan orang lain tahu apa yang ada di pikiran Anda.
Jangan membuat mereka menebak-nebak.
Ada sebuah cerita tentang dua pasangan yang mengajukan
perceraian. Setelah pengacara telah berbicara kepada mereka
kedua, ia menemukan bahwa penyebab akar dari semua mereka
masalah adalah karena miskomunikasi.
Berikut ini salah satu masalah pasangan.
Orang pengajuan perceraian itu mengatakan bahwa ia hanya membenci
makanan sarapan yang istrinya sering disiapkan untuk
dia. Di sisi lain, istri mengatakan bahwa dia
hanya menyiapkan makan karena ia pikir itu
suaminya favorit. Tapi dia tidak pernah menyukai memasak
karena itu sangat sulit untuk mempersiapkan.
Lihat? Jika hanya salah satu dari mereka mengambil inisiatif untuk
berbicara apa yang ada di pikirannya, maka
dilema tertentu akan berakhir.
Sekarang mengapa orang lebih memilih untuk tetap keluhan mereka
dan kritik untuk diri mereka sendiri? Apa yang menahan mereka
kembali?
Itu karena mereka tidak ingin ditolak. Kebanyakan,
orang, jika tidak semua, ingin diterima dan
dianggap sebagai menyenangkan di mata orang lain.
Jadi bisa Anda mendapatkan pesan Anda tanpa menyakiti
perasaan mereka?
Pengganti pernyataan negatif dengan yang positif.
Daripada mengatakan “Kamu tidak mengerti,” berkata “Biarkan
saya jelaskan “Daripada berkomentar”. Anda salah, “
mengatakan “Izinkan saya menjelaskan.” Alih-alih menyatakan
“Anda gagal untuk mengatakan,” hanya menyebutkan “Mungkin ini
tidak disebutkan. “
Ada kata-kata tertentu yang mempengaruhi seseorang lebih
negatif dibandingkan dengan kata-kata lain yang memiliki
arti yang sama.
Tidak ada yang bisa lebih menyenangkan telinga daripada
mendengar orang lain mengatakan bahwa Anda benar. Dalam
kasus ini, bersiaplah untuk membiarkan orang lain tahu bahwa
Anda menghormati pendapat mereka. Anda dapat menambahkan komentar Anda
pada akhirnya, namun mengakui mereka terlebih dahulu.
Katakanlah:
Kau benar, meskipun …
Besar saran, Namun …
Saya setuju dengan pendapat Anda, namun …
Aku akan merasakan hal yang sama jika aku jadi kau, meskipun …
Saya mengerti situasi Anda, namun …
Yakinkan rekan-rekan Anda bahwa keputusan yang dibuat akan
menguntungkan kedua belah pihak. Orang perlu merasa bahwa mereka
telah membuat pilihan yang tepat.
Komunikasi adalah hadiah. Gunakan dengan bijak untuk semua orang
keuntungan.
dan perkelahian. Ini situasi yang ketika orang berpikir
ia memiliki konsep yang tepat sedangkan yang lain juga
percaya bahwa dia memiliki pengertian yang tepat. Keduanya
akan mencoba untuk mengakali satu sama lain sampai salah satu klaim
kemenangan.
Berikut ini adalah contoh aktual.
Pasangan saya kadang-kadang akan membeli saya tanda tangan
pakaian. Ketika Ibu saya mendirikan keluar berapa biaya,
dia akan menyarankan kita untuk anggaran uang kami dan hanya membeli
yang terjangkau yang.
Masalah terjadi ketika pasangan saya berpikir bahwa itu upaya
untuk memberikan saya yang terbaik adalah tidak dihargai. Ibu, pada
sisi lain, akan berpikir bahwa pasangan saya adalah seperti
sebuah pemboros.
Ada konflik dengan keyakinan mereka. Tidak ada dua
orang yang persis sama. Kami benar-benar unik;
tidak hanya secara fisik, tetapi mental dan emosional
juga.
Akan ada berkali-kali ketika pendapat Anda tidak akan
sesuai dengan yang lain. Jadi bagaimana orang bisa
mencegah konflik semacam ini dari terjadi?
Komunikasi adalah kunci untuk mengatasi keraguan dan
kesalahpahaman.
Anda harus membiarkan orang lain tahu apa yang ada di pikiran Anda.
Jangan membuat mereka menebak-nebak.
Ada sebuah cerita tentang dua pasangan yang mengajukan
perceraian. Setelah pengacara telah berbicara kepada mereka
kedua, ia menemukan bahwa penyebab akar dari semua mereka
masalah adalah karena miskomunikasi.
Berikut ini salah satu masalah pasangan.
Orang pengajuan perceraian itu mengatakan bahwa ia hanya membenci
makanan sarapan yang istrinya sering disiapkan untuk
dia. Di sisi lain, istri mengatakan bahwa dia
hanya menyiapkan makan karena ia pikir itu
suaminya favorit. Tapi dia tidak pernah menyukai memasak
karena itu sangat sulit untuk mempersiapkan.
Lihat? Jika hanya salah satu dari mereka mengambil inisiatif untuk
berbicara apa yang ada di pikirannya, maka
dilema tertentu akan berakhir.
Sekarang mengapa orang lebih memilih untuk tetap keluhan mereka
dan kritik untuk diri mereka sendiri? Apa yang menahan mereka
kembali?
Itu karena mereka tidak ingin ditolak. Kebanyakan,
orang, jika tidak semua, ingin diterima dan
dianggap sebagai menyenangkan di mata orang lain.
Jadi bisa Anda mendapatkan pesan Anda tanpa menyakiti
perasaan mereka?
Pengganti pernyataan negatif dengan yang positif.
Daripada mengatakan “Kamu tidak mengerti,” berkata “Biarkan
saya jelaskan “Daripada berkomentar”. Anda salah, “
mengatakan “Izinkan saya menjelaskan.” Alih-alih menyatakan
“Anda gagal untuk mengatakan,” hanya menyebutkan “Mungkin ini
tidak disebutkan. “
Ada kata-kata tertentu yang mempengaruhi seseorang lebih
negatif dibandingkan dengan kata-kata lain yang memiliki
arti yang sama.
Tidak ada yang bisa lebih menyenangkan telinga daripada
mendengar orang lain mengatakan bahwa Anda benar. Dalam
kasus ini, bersiaplah untuk membiarkan orang lain tahu bahwa
Anda menghormati pendapat mereka. Anda dapat menambahkan komentar Anda
pada akhirnya, namun mengakui mereka terlebih dahulu.
Katakanlah:
Kau benar, meskipun …
Besar saran, Namun …
Saya setuju dengan pendapat Anda, namun …
Aku akan merasakan hal yang sama jika aku jadi kau, meskipun …
Saya mengerti situasi Anda, namun …
Yakinkan rekan-rekan Anda bahwa keputusan yang dibuat akan
menguntungkan kedua belah pihak. Orang perlu merasa bahwa mereka
telah membuat pilihan yang tepat.
Komunikasi adalah hadiah. Gunakan dengan bijak untuk semua orang
keuntungan.
Langganan:
Postingan (Atom)